BeritaHeadlinePadangSumatera Barat

Andre Rosiade Haru Kunjungi Panti Bayi Terlantar di Padang, Bantu Rp25 Juta dan akan Jadikan Azizah Donatur Tetap

×

Andre Rosiade Haru Kunjungi Panti Bayi Terlantar di Padang, Bantu Rp25 Juta dan akan Jadikan Azizah Donatur Tetap

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGI PANTI- Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade berfoto bersama pengurus dan penghuni Panti Asuhan LKSA Bayi dan Balita Jasmin Nabila Inayah di Jalan Sumatera No. E7, Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Senin (11/5/2026).

PADANG, POLIKATA.COM — Suasana haru menyelimuti kunjungan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade ke Panti Asuhan LKSA Bayi dan Balita Jasmin Nabila Inayah di Jalan Sumatera No. E7, Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Senin (11/5/2026).

Di panti tersebut, sebanyak 27 anak mulai dari bayi hingga balita terlantar dirawat dengan penuh kasih sayang oleh para pengasuh dan perawat. Banyak di antara mereka merupakan bayi yang ditinggalkan orang tuanya di depan gerbang panti.

Andre tampak beberapa kali menahan haru saat mendengar langsung cerita pengurus panti, Dewi Melinda tentang perjuangan merawat bayi-bayi terlantar di Sumatera Barat. “Ya Allah. Berat perjuangan di Sumatra Barat ini, banyak bayi dibuang di luar,” ujar Andre saat menggendong seorang bayi berusia tiga minggu yang ditemukan di depan gerbang panti.

Dalam dialog tersebut, Dewi menjelaskan sebagian besar anak yang dirawat berasal dari kondisi keluarga yang memprihatinkan. Ada yang ditelantarkan, ditinggal karena orang tua meninggal dunia, hingga anak-anak dari keluarga dengan gangguan kejiwaan.

“Tahun 2023 yang paling banyak, Pak. Bulan November saja ada tiga bayi yang ditinggal kabur,” kata Dewi kepada Andre.

Bahkan, menurut Dewi, beberapa bayi sengaja ditinggalkan secara diam-diam di depan pagar panti pada malam hari. “Ada yang memanjat pagar, ada yang menyelinap lewat tas,” ujarnya.

Baca Juga  Wabup Ahmad Fadly Tantang Pengurus Baru IDI Tanah Datar: Dekatkan Pelayanan Hingga ke Nagari

Mendengar cerita itu, Andre tampak prihatin. Ia kemudian berkeliling melihat kondisi bayi dan balita yang diasuh di panti tersebut. Sebagian anak sudah mulai bersekolah, sementara bayi-bayi lain masih membutuhkan perawatan intensif.

Panti tersebut saat ini dibantu empat perawat dan enam pengasuh. Namun, kebutuhan operasionalnya sangat besar. Dewi menyebut biaya operasional panti bisa mencapai Rp100 juta per bulan, termasuk untuk gaji perawat, susu, pampers, dan kebutuhan harian anak-anak. “Kalau perawat yang perempuan Rp200 ribu sehari, yang laki-laki Rp300 ribu sehari. Itu baru untuk perawat dan pengasuh saja,” kata Dewi.

Selama ini, kebutuhan panti banyak ditopang oleh keluarga pengurus dan donatur tidak tetap. Karena itu, Andre langsung memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp25 juta dan bantuan sembako sebanyak 10 paket besar senilai Rp5 juta.

“Begini uni Dewi, saya tidak bisa lama-lama. Saya beri uni Dewi dan panti Rp25 juta dulu untuk membantu. Nanti ada sembako juga 10 paket. Kalau ada masalah apa pun segera kabari Ibu Ida atau tim kami di Padang,” ujar Andre Rosiade yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM).

Baca Juga  Dukung Mitigasi Perubahan Iklim, PT Semen Padang Terima Penghargaan Pemprov Sumbar

Dewi pun tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan itu sangat berarti untuk membantu biaya operasional panti dan kebutuhan anak-anak.

Tak hanya itu, Andre juga berjanji akan kembali datang bersama istrinya pada awal Juni mendatang dan menjadikan keluarganya sebagai donatur tetap panti tersebut.

“Insya Allah tanggal 5 Juni saya bawa istri saya ke sini. Saya suruh istri saya dan anak saya, Azizah, jadi donatur tetap di sini. Biar nanti Azizah posting juga supaya banyak yang menyumbang ke panti Dewi,” katanya.

Pengurus panti kemudian menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Andre Rosiade terhadap anak-anak terlantar yang mereka rawat. “Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Andre Rosiade yang telah datang ke panti ini dan memberikan bantuan. Semoga beliau sehat selalu, semakin banyak rezekinya, dan terus berguna bagi orang banyak,” ujar pengurus panti.

Panti Asuhan LKSA Bayi dan Balita Jasmin Nabila Inayah sendiri memiliki legalitas dengan Nomor AHU-0001910-AH.01.04 Tahun 2020 dan SIUP Nomor 0003/ILKS/DPMPTSP/2024. Yayasan ini juga membuka donasi bagi masyarakat yang ingin membantu anak-anak terlantar melalui rekening BSI Syariah nomor 7293299816 atas nama LKS Anak Balita Jasmin Nabila. (*)