SAWAHLUNTO, POLIKATA.COM – Panggung catwalk di Stasiun Kereta Api Kampung Teleng, Kota Sawahlunto, seketika riuh oleh tepuk tangan haru saat puluhan anak berkebutuhan khusus melangkah anggun mengenakan pakaian adat Nusantara. Senyum bangga terpancar dari wajah-wajah polos mereka yang tampil percaya diri dalam Lomba Fashion Show Budaya Nusantara tingkat Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Kota Sawahlunto, Selasa (26/5/2026).
Acara yang menyentuh hati ini dibuka langsung oleh Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sawahlunto berkomitmen penuh untuk terus menyediakan ruang, media, dan momentum bagi “anak-anak istimewa” ini agar mereka bisa terus melatih dan menampilkan talenta terbaiknya.
Ajang ini bukan sekadar perlombaan busana, melainkan sebuah ruang strategis untuk memupuk rasa kepercayaan diri dan mengembangkan kreativitas para pelajar berkebutuhan khusus. Melalui helat ini, pemko juga ingin menanamkan literasi keberagaman etnis Nusantara sekaligus memperkuat ekspresi seni budaya sejak dini kepada mereka.
Wali Kota Riyanda Putra mengaku sangat terpukau dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberanian para peserta yang tampil tanpa ragu di atas panggung.
“Kami sangat mengapresiasi penampilan para peserta hari ini. Mereka mampu tampil dengan sangat percaya diri, teratur, dan bahkan menunjukkan kemampuan improvisasi yang luar biasa di atas panggung,” ujar Riyanda dengan nada bangga.
“Ini membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi dan berekspresi.”
Ruang Setara untuk Anak Istimewa
Riyanda menambahkan, dukungan konsisten dari pemerintah daerah sangat penting agar potensi diri anak-anak istimewa ini dapat berkembang optimal dan mendapat apresiasi luas dari masyarakat.
“Mereka berhak mendapatkan panggung yang sama untuk dihargai,” kata Riyanda.
Kemeriahan acara ini didukung oleh partisipasi aktif dari enam SLB di seluruh Kota Sawahlunto. Sebanyak 27 peserta tampil memukau menyusuri panggung, membawa pesan mendalam bahwa di balik setiap keterbatasan, selalu ada keindahan dan potensi luar biasa yang siap bersinar jika diberi ruang. (red)










