PASAMAN BARAT, POLIKATA.COM – Suasana haru menyelimuti Plasma IV Blok M, Jorong Giri Maju, Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (17/4/2026). Setelah tiga hari dalam pencarian yang mencekam, jenazah Dewi Hayati (50), warga yang hanyut akibat banjir di Alahan Mati, akhirnya tiba di rumah duka untuk diistirahatkan selamanya.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat hadir langsung menunjukkan empati mendalam. Sekretaris Daerah (Sekda) Pasaman Barat, Doddy San Ismail, yang datang mewakili Bupati, tak mampu menyembunyikan rasa duka saat bertemu dengan keluarga korban.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, kami menyampaikan belasungkawa yang paling dalam. Ini adalah duka kita bersama. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan dikuatkan hatinya,” ungkap Doddy dengan nada getir, Jumat (17/4/2026) saat pelepasan jenazah di rumah duka.
Perjalanan menemukan Dewi bukanlah perkara mudah. Sejak dilaporkan hilang pada Selasa (14/4/2026), tim gabungan terus menyisir derasnya arus. Titik terang baru muncul pada Jumat pagi, saat jenazah ditemukan di tepi Sungai Batang Masang, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman—cukup jauh dari titik awal kejadian.
Sekda Doddy juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Basarnas, BPBD, relawan, dan warga yang tak kenal lelah melakukan pencarian selama empat hari terakhir.
Dukungan Moril untuk Keluarga
Tak hanya jajaran pejabat pemda, Ketua TP PKK Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, juga hadir memberikan pelukan penguat bagi keluarga korban. Kehadirannya menjadi simbol dukungan moril bagi kaum perempuan dan keluarga yang kehilangan pilar penting di rumah tangga mereka.
Kepala Jorong Giri Maju, Danang, mewakili pihak keluarga, menyampaikan rasa terima kasih atas respons cepat dan kepedulian semua pihak. “Kehadiran pemerintah daerah sangat berarti bagi kami di masa sulit ini,” ujarnya singkat.
Meski Bupati dan Wakil Bupati saat ini tengah menjalankan tugas kedinasan di Jakarta mendampingi Gubernur Sumbar, kehadiran Sekda beserta jajaran Diskominfo dan Kesbangpol menegaskan bahwa pemerintah tetap hadir di tengah musibah yang menimpa warganya. (red)









