BeritaPayakumbuh

Menuju Generasi Emas 2045: Payakumbuh Percepat Program Makan Bergizi Gratis untuk 62 Ribu Warga

×

Menuju Generasi Emas 2045: Payakumbuh Percepat Program Makan Bergizi Gratis untuk 62 Ribu Warga

Sebarkan artikel ini
RAKOR MBG- Pemerintah Kota Payakumbuh terus menunjukkan komitmen serius dalam mendukung program prioritas nasional melalui percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor yang digelar di Ruang Pertemuan Ampangan pada Kamis (10/04/2026), Pemko mencatat kemajuan signifikan dengan capaian manfaat yang telah menjangkau 58.000 jiwa. 

PAYAKUMBUH, POLIKATA.COM — Pemerintah Kota Payakumbuh terus menunjukkan komitmen serius dalam mendukung program prioritas nasional melalui percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor yang digelar di Ruang Pertemuan Ampangan pada Kamis (10/04/2026), Pemko mencatat kemajuan signifikan dengan capaian manfaat yang telah menjangkau 58.000 jiwa.

Hingga April 2026, program MBG di Kota Randang ini telah berhasil melayani 93,5 persen dari total target yang ditetapkan sebesar 62.060 jiwa. Berdasarkan data Pemko Payakumbuh, sasaran utama program ini meliputi, 50.499 peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.

Kemudian, 11.561 kelompok rentan, yang terdiri dari ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita.

Realisasi ini didukung oleh operasional 23 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari total 32 unit yang terdaftar di wilayah kota.

Baca Juga  Andre Rosiade Gaspol Percepatan Tol Bukittinggi–Sicincin, Dorong Perubahan Trase demi Ekonomi Sumbar

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, yang merupakan seorang dokter spesialis kandungan dan peraih predikat Dokter Teladan Nasional, menekankan bahwa program ini adalah fondasi bagi kesehatan generasi masa depan. Melalui Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yasrizal, ditekankan bahwa kualitas gizi harus sejalan dengan pemberdayaan ekonomi lokal.

Pemko mewajibkan penggunaan bahan pangan dari petani dan UMKM lokal Payakumbuh untuk menjamin kesegaran bahan baku sekaligus menghidupkan ekosistem ekonomi daerah.

Sebagai langkah penguatan, Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh di bawah arahan Edvidel Arda menyatakan kesiapannya dalam menjamin kelancaran distribusi stok pangan lokal. Selain itu, fokus utama saat ini adalah percepatan perolehan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi SPPG yang masih dalam tahap persiapan operasional. Hal ini krusial untuk memastikan setiap porsi makanan yang didistribusikan memenuhi standar kesehatan yang ketat sebelum dilaporkan secara resmi ke Badan Gizi Nasional.

Baca Juga  Semen Padang FC Bidik Poin Penuh, Siap Manfaatkan Krisis PSM Makassar

Rakor ini dihadiri oleh jajaran kepala dinas dari berbagai sektor, mulai dari Kesehatan, Pendidikan, hingga Koperasi dan UMKM, serta para ketua yayasan SPPG. Kehadiran berbagai elemen ini mempertegas bahwa suksesnya program MBG bukan hanya tanggung jawab satu instansi, melainkan kerja kolektif untuk menekan angka stunting dan anemia di Payakumbuh.

Dengan progres yang ada, Pemko Payakumbuh optimis target 100 persen cakupan dapat terpenuhi dalam waktu dekat, menjadikan kota ini sebagai salah satu pionir pelaksanaan program gizi nasional yang terintegrasi dan transparan.  (red)