DHARMASRAYA, POLIKATA.COM — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memastikan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) periode 2026–2034 akan digelar di tiga nagari. Pemungutan dan penghitungan suara dijadwalkan berlangsung serentak pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Tiga nagari yang akan melaksanakan Pilwana tersebut yakni Nagari Sipangkur, Kecamatan Tiumang; Nagari Kurnia Selatan, Kecamatan Sungai Rumbai; dan Nagari Koto Besar, Kecamatan Koto Besar.
Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Dharmasraya, H. Yuli Adri, mengatakan seluruh tahapan Pilwana saat ini telah berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, saat ini tahapan Pilwana sudah berjalan dan memasuki tahapan perbaikan data pemilih setelah sebelumnya dilakukan pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS),” ujar Yuli Adri, Sabtu (5/9/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan Pilwana tersebut mengacu pada tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani.
Dalam tahapan pemutakhiran data pemilih, pengumuman DPS telah berlangsung pada 28 Agustus hingga 1 September 2026. Selanjutnya, masyarakat diberi kesempatan menyampaikan usul perbaikan apabila terdapat data pemilih yang tidak sesuai atau warga yang telah memenuhi syarat tetapi belum terdaftar.
Penyampaian usul perbaikan oleh pemilih atau anggota keluarga berlangsung pada 2–4 September 2026.
Tahapan kemudian dilanjutkan dengan pengumuman daftar pemilih tambahan pada 7–9 September 2026. Setelah itu, penetapan dan pengumuman DPS hasil perbaikan serta daftar pemilih tambahan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) dijadwalkan pada 10–12 September 2026.
Setelah proses pemutakhiran dan penetapan daftar pemilih rampung, tahapan Pilwana memasuki proses pencalonan. Pendaftaran bakal calon Wali Nagari dijadwalkan berlangsung pada 14–24 September 2026.
Tahapan berikutnya meliputi penelitian persyaratan calon, penetapan dan pengumuman calon, penetapan nomor urut, kampanye, hingga masa tenang. Seluruh rangkaian tersebut akan bermuara pada pemungutan dan penghitungan suara secara serentak pada 28 Oktober 2026.
Yuli Adri mengajak seluruh pihak, terutama panitia Pilwana dan masyarakat di tiga nagari, untuk ikut menjaga pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat nagari tersebut agar berlangsung kondusif.
“Kita berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar dan seluruh pihak, baik panitia maupun masyarakat, dapat bersama-sama menjaga proses Pilwana ini agar berlangsung aman, tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Pelaksanaan Pilwana di tiga nagari ini menjadi bagian penting dalam menentukan kepemimpinan pemerintahan nagari untuk periode 2026–2034. Karena itu, masyarakat diharapkan berpartisipasi aktif, memastikan data pemilih sesuai, serta menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab. (*)






