PADANG, POLIKATA.COM— Sebanyak 14 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Padang menerima penghargaan Best Employee of the 1st Semester Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, kedisiplinan, dan kontribusi terbaik para ASN selama semester pertama 2026.
Penghargaan diserahkan dalam apel pagi gabungan yang digelar di Balai Kota Aie Pacah, Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kota Padang Tarmizi Ismail, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang.
Penetapan 14 ASN penerima penghargaan tersebut mengacu pada Keputusan Sekretaris Daerah Kota Padang Nomor 100.3.3.6/44/PDG/2026.
Para penerima penghargaan berasal dari berbagai perangkat daerah dan unit kerja. Mereka yakni M. Nur Faishal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dieke Pamella Distrie dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Nisrina Oktovia dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Wulandari Suryaningsih dari Dinas Komunikasi dan Informatika.
Sementara itu, dari Sekretariat Daerah Kota Padang, penghargaan diraih Zoni dari Bagian Tata Pemerintahan, Eko Saputra dari Bagian Hukum, Vera Meilisa dari Bagian Kerja Sama, Lasyarikalahu dari Bagian Kesejahteraan Rakyat, Marselina Bothy dari Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, serta Wanda Asri Putra dari Bagian Administrasi Pembangunan dan Perencanaan.
Selanjutnya, Fauzi Ikhwan dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Elfa Mellinda dari Bagian Organisasi, Rahayu Wulansari dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta Rifqi Hawari dari Bagian Umum juga ditetapkan sebagai penerima penghargaan.
Asisten II Setdako Padang Didi Aryadi mengatakan, proses penilaian dilakukan secara terukur terhadap kinerja ASN selama periode Januari hingga akhir Juli 2026.
“Ini merupakan ASN-ASN yang sudah dinilai mulai dari Januari sampai dengan akhir Juli. Mereka merupakan ASN yang memang terbaik di OPD-nya masing-masing, baik dari kinerja maupun disiplinnya,” ujar Didi.
Menurutnya, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi ASN yang berprestasi, tetapi juga diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi pegawai lainnya untuk meningkatkan kinerja.
Didi berharap capaian para penerima penghargaan dapat menjadi standar kinerja yang harus diikuti ASN lainnya di setiap OPD.
“Ini kita harapkan menjadi semacam pemacu semangat bagi ASN lainnya. Apa yang sudah didapatkan oleh kawan-kawan yang terbaik ini menjadi standar bagi seluruh ASN di OPD-nya masing-masing,” katanya.
Ia menambahkan, evaluasi kinerja ASN di lingkungan Pemko Padang kini semakin transparan dan terukur seiring dengan penerapan sistem digitalisasi dalam manajemen kepegawaian.
Menurut Didi, sejumlah indikator penilaian telah terintegrasi secara digital, mulai dari absensi hingga Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Sistem tersebut memudahkan pemerintah dalam melakukan pemantauan dan pemeringkatan kinerja ASN.
“Kita harapkan tetap menjaga kinerja yang sudah dicapai sebagai The Best Employee of the First Semester di tahun 2026 ini. Apa yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa kita mempunyai kinerja yang terukur,” ujarnya.
“Semua kita sudah terdigitalisasi, mulai dari absensi kemudian dari SKP, semuanya sudah terukur. Jadi sangat mudah bagi kita untuk merangkingnya, sehingga didapatlah yang terbaik,” sambungnya.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya Pemko Padang membangun budaya kerja ASN yang profesional, disiplin, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (*)






